rahainspire,,,

Greetings Pal! Welcome to my blog

Come and explore the power of ELI concept2009,
And see how we can motivate up your perception of the life.
" 'Cause, life is just about
how to see it"

Dec 13, 2008

Mimpi aneh

____________________________________________________________________________________
CAUTION !!
THIS ENTRY IS INCLUDE AN ADULT OR SEXUAL CONTENT, BE SURE YOU ARE 17 YEARS, OR YOU HAVE A GOOD FAITH TO YOUR GOD.
PLEASE DON’T FEEL DISGUSTED
____________________________________________________________________________________
Perhatian !!
Entry ini mengandung konten dewasa atau sexual. Pastikan anda berumur 17 taun, atau kamu beriman kuat. Tolong jangan merasa jijik.

Ya ampun, jangan sampai deh….
2 hari yang lalu, saya tidur siang gitu trus bangun (ya iyalah, kalo nggak tuh nggak bakalan posting).
Kaget nih, soalnya isi mimpinya gaban gitu…


Tentang gay.

Jadi ceritanya gini, entah bagaimana saya udah kenal sama seorang cowok yang namanya… (hmm, tunggu. Lupa uy) kalo nggak salah Hary Rizky namanya. Tapi kami belum pernah ketemu. Dia cowok baik, ramah dan sopan, enak diajak ngobrol lagi…(Sangat berbeda sama si Rizky ‘tile’ XII.IA.2 itu tuh…) Nah, suatu hari dia mau ke rumah saya, dia janji jam 1.30 am dateng…

Saya langsung deg degan, ngaduragdag deregdeg gitu…
Entah bagaimana, tapi saya bisa berfikir bahwa “moment itu adalah moment yang tepat untuk ML” (yay!)
Padahal di rumah saya lagi banyak orang, nanti gimana kalo ketauan?
Hih…..
Trus, saya langsung ngeberesin kamar tidur…dan membawa (entah bagaimana saya punya) kondom, lalu ke kamar mandi dan memakainya.

aduh, bentar. Pada nggak jijik kan? Kalo sekiranya ill feel, jangan terusin baca entry ini.

Jam udah nunjukkin 1.25. Tapi, si Rizky ini nggak dateng-dateng. Trus saya nge-sms dia.

Ky, dmn? Cptan dtng!
Kangen ni.


Busett. Aneh ya?
Ya, tapi itulah mimpi.
Nah, nggak lama datang bapak-bapak gitu. Tapi yang keluarnya kakak saya. Udah gitu, bapak itu nanya
“Ada yang namanya Rio?”
“Iya ada.” jawab kakak.
Saya pun menghadap si bapak itu
“Rio kenal Rizky?”
“Iya.”
“Ini ada paket dari dia, tolong diisi formulirnya.”
“Iya.” (Ohhh, tukang pos toh?)
Seketika, dia mengeluarkan majalah yang di depannya bertuliskan ‘gay’. Busett. Kaget banget saya pas tau itu majalah gay. Tapi di mimpi itu saya malah seneng lho…

Trus, bapak itu bilang,
“Abis diisi, nanti Rio datang ke sini “alamat komunitas gay” (ya ampun!). Sama satu orang lagi sodara Rio.”

Ih, males banget deh. Mending sendiri. Nanti apa yang saya lakuin ketauan. Pikir saya.

Udah gitu, saya bawa majalah itu ke kamar, menutup pintu dan membuka majalahnya…Halaman pertama saya baca, dan saya nggak ngerti. Trus cari halaman yang ada formulirnya formulir tea. Trus saya nemu halaman yang bertuliskan “Hary Rizky, 16 tahun…. Bal bla bla”….ada biografinya gitu..Trus nyari lagi halaman formulir tea.


Pas ketemu lalu saya isi… Tapi tiba-tiba mata saya jadi rabun. Tapi saya tetep maksain buat ngisi itu form. Pas setengah keisi, tiba-tiba ada Winda Reiva! (Lho!) lagi baca majalah remaja gitu (aneh ya? Kan biasanya baca risalah Islami atau nggak novel HarPot) Trus, dia nanya,
“Itu majalah apa?”
Saya nggak jawab dan ditutup-tutupin gitu.
Dan …




…saya bangun.
Dan mengucapkan astagfirullahal adzim.
Deg degan gitu.
Saya bingung, dari mana saya dapet pengetahuan tentang gay itu?

Sebenernya saya nyesel, kenapa bisa mimpi kayak gitu? Dan saya juga nyesel…



…kenapa saya keburu bangun?
Secara, penasaran aja gitu.
Hwa wawaakkakkakakk….
Udah ah, malu.




Dec 8, 2008

Perspeksi

Atau sudut pandang.

Aaahhh…………

Ngebingungin,
Musingin,
Nge-BT in,
Nge-bla bla bla…in
dan in-in yang lain yang emang bikin hati nggak enak…

Cape BT trus nih. Pengen teriak sekeras-kerasnya sampai-sampai es abadi yang di antartika bisa saya pecahin jadi milyaran balok es batu nih.
Tapi nggak bisa. Jadi aja ngeposting.

Aaarrrggghhhhh

Tiba-tiba saya ingat perkataan seorang bijak-yang-tak-ku-tahu-namanya yang mengatakan
”Kau bisa mengeluh karena mawar punya duri, atau kau bisa bersyukur karena duri adalah bagian dari mawar”.

Karena dalam menjalani hidup ini ada berbagai - atau setidak-tidaknya 2 - macam sisi dalam kehidupan, yaitu baik dan buruk. Nah, dari kedua sisi tersebut, “Manakah yang lebih sering kita lihat?” atau dengan kata lain “Apa perspeksi kalian?”

Seperti yang sudah saya singgung tadi (Eh, emang udah gitu ya?)
Adalah tentang masalah.
Ketika masalah menerpa (euh, puisi?) pasti terbersit . . .

Rasanya pengen banget ilangin masalah?

Pasti jawabnya, iya

Dan kenyataannya, nggak bisa

Yang ada, ubah perspeksi kita terhadap masalah itu, sehingga masalah itu tidak tampak sesulit yang kita lihat…

Ketika seseorang menghina kita.
Berarti masih ada yang memperhatikan kita.
Ketika orang tua kita marah-marah.
Syukurlah, karena itu berarti orang tua kita masih ada.
Ketika guru kita memberi tugas yang banyak.
Berarti dia harap kita jadi anak yang lebih pintar.
Ketika kucing mencuri beef steak favorit kita.
Untung, kita terjauh dari kemungkinan kena kolesterol.
Ketika adik kita tidur di kasur kita.
Berarti dia tidak bergaul yang tidak-tidak.
Ketika seseorang menghina tubuh kita yang chubby.
Syukurlah karena kita takkan terlihat seperti junkiest.
Ketika seseorang menolak permintaan kita.
Kita dilatih untuk mandiri dan bersabar. (dan Tuhan suka orang sabar)

Dan, sebenernya dari contoh-contoh yang saya berikan di atas bukanlah sesuatu – atau tepatnya 7 hal – yang notabene sulit kan?
Jadi, alasan apalagi agar kita nggak melakukannya.

Karena yang jadi rekomendasi saya hanyalah satu, dan sepertinya banyak orang yang memang sudah sering membicarakannya.

“be positive thinking”

Jujur saja, karena sebenarnya saya juga bukan orang yang always be optimistic - tapi setidaknya sering. Namun, seringkali berfikiran positif memang membantu hati saya tersugesti untuk dapat secara cepat memperbaiki keadaan.

Karena sekali lagi
”Kau bisa mengeluh karena mawar punya duri, atau kau bisa bersyukur karena duri adalah bagian dari mawar”.